Jumat, 12 Desember 2014

Pemberangkatan SM3T Raja Ampat

Minggu, 31 Agustus 2014 adalah hari yang cukup menyedihkan bagi saya. Karena saya harus meninggalkan Jawa untuk berangkat ke tempat tugas Raja Ampat di Papua, sebagai pejuang bangsa. Pagi sekitar jam 10.00 WIB saya diantar Ibu, kakak dan Budhe saya ke Yogyakarta untuk selanjutnya berangkat ke Papua. Rasa sedih, senang, dan berat mengiringi keberangkatan saya ke Papua. Sampai di UNY sekitar pukul 15.00 WIB. Saya langsung bergabung dengan teman teman untuk mengikuti breafing sebelum berangkat. Dan sekitar jam 16.00 WIB kami SM3T Raja Ampat dari UNY Berangkat naik bis ke bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Saya berpamitan dengan Ibu. Saya kepengin nangis karena akan pergi selama 1 tahun mengabdi pada negara di Papua. Tapi Ibu menguatkan saya dan saya akhirnya pergi berpamitan untuk berangkat. Kami berangkat jam 19.00 Wib dari Yogjakarta sampai Makasar jam 22.00 WITA. Kami mengunggu di Bandara Sultan Hassanudin Makasar sampai jam 02.00 WITA Untuk meneruskan perjalanan sampai Sorong. Dan jam 05.30 WIT akhirnya kami sampai Sorong. Kami langsung di jemput untuk melanjutkan perjalanan ke Waisay ibu kota kabupaten Raja Ampat menggunakan kapal cepat. Dan selang 2 jam dari Sorong kami akhirnya sampai di Raja Ampat. Sesampainya kami di Raja Ampat kami langsung bertemu dengan SM3T yang berasal dari UNJ, UNESA yang sudah terlebih dahulu datang. Kami berkumpul dan akhirnya dibagi lokasi penempatan masing-masing. Dan saya dapat penempatan di SMA N 9 Raja Ampat di Dorekhar, Distrik Ayau. Dan kami menunggu dijemput kepala sekolah untuk bareng ke tempat tugas. Saya menunggu 3 hari akhirnya saya dijemput untuk ke Sorong di rumah kepala sekolah. Dan kami bertiga (Hari, Deti, Juni) berangkat ke Sorong di rumah kepala sekolah. Kami hampir satu minggu di Sorong untuk menunggu kapal berangkat ke Dorekhar, Distrik Ayau. Setelah 1 minggu berangkatlah kami bertiga Ke Ayau menggunakan kapal.

Jumat, 05 September 2014

Lagu Prakondisi SM3T di AAU

Lagu lagu ini diberikan oleh Pelatih Eddy di AAU.

Tinggalkan ayah tinggalkan ibu
Ijinkan kami pergi berjuang
Di bawah kibaran sang merah putih
Majulah ayo maju bangsaku
  Tidak kembali pulang
  Sebelum kita yang menang
  Walau rasa rindu tak tertahankan
  Demi bangsa ku rela berjuang

Lagu berikutnya.

Rambate ratahayu tarik napas.korsa
Rambate ratahayu tarik napas.korsa
Andaikan aku burung
Aku akan terbang
Satu tahu lagi aku akan pulang
  Bangun pagi" menuju kelapangan
  Untuk mengikuti latihan kemiliteran.
  Ingin rasanya aku segera pulang
  Namun latihan belum usai juga
Mau makan jalan jongkok
Habis makan kena tonjok
Dan di bentak bentak
Wahai pelatihku betapa kejam dirimu
Wahai pelatihku betapa jeli matamu
Akankah kau tau apa isi hatiku
Ku cinta pada.mu ku cinta padamu

Lanjut lagu.

Dulu aku bercita cita
Menjadi abdi negara
Berdiri tegak gagah perkasa
Tunaikan tugas yang mulia
  Kini aku sedang di tempa
  Oleh gemblengan para pembina
  Lupa sanak lupa saudara
Saya tahan rasa sakit
Tidak masuk rumah sakit
Saya tahan menderita
Siang malam ku ditempa
Walau hatiku ditempa
Hatiku selalu gembira
Gembira selama lamanya.
  Lupakan saja semuanya

Kamis, 04 September 2014

Awal Perjuangan SM3T

Setelah lulus kuliah dan wisuda saya bekerja sebagai surveyor bersama asep ( teman kuliah) samapai kira kira bulan juli. Setelah itu saya mendaftar sebagai peserta SM3T ( Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal ).saya dapat pengumuman posting pendaftaran SM3T dr upload facebook teman. Terus saya mendaftar sekitar pertengahan bulan juni. Dan awal juli saya mengikuti test masuk SM3T di UNY. Seleksi masuk SM3T sangat lah ketat. Karena kita melakukan 3 kali seleksi. Pertama seleksi administrasi, kedua seleksi test online, ketiga seleksi wawancara, kesehatan, dan kelengkapan dokumen. Alhamdulillah saya selesai mengikuti semua tahapan test yang ada sehingga sekitar akhir juli saya dapat pengumuman diterima di SM3T. Rasa bangga dan sedih bercampur jadi satu. Bangga karena dapet di terima dan bekerja serta sedih harus meninggalkan keluarga dan pacar serta orang terdekat selama 1 tahun. Saya sangat berharap bisa ditempatkan di Kab. Raja Ampat Papua. Ternyata sekitar bulan agustus akhir saya dapat pengumuman dapat penempatan di Kab. Raja Ampat sesuai keinginanku. Mungkin Alloh mendengar dan mengabulkan doa saya untuk dapat diterima di Raja Ampat. Setelah proses tahapan pendaftaran sampai regestrasi selesai saya harus mengikuti tahapan yang terakhir yaitu "Prakondisi SM3T di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.

Selasa, 26 Agustus 2014

Sebuah pilihan hidup

Saya adalah mahasiswa UNS yang lulus tahun 2013 tapi karena suatu hal saya baru bisa wisuda tahun 2014. Tanggal 8 maret 2014 adalah salah satu hari bersejarah bagi saya karena saya bisa wisuda. Rasa senang dan gembira mewarnai hidup saya. Apa lagi saya waktu itu wisuda bareng dengan pacar saya. Hehe
Perjuangan meraih wisuda saya rasakan penuh dengan perjuangan. Karena proses itu tidak semudah apa yang dibayangkan. Wisuda saya penuh dengan keberuntungan dan pengorbanan. Tapi berkat dukungan dari pacar, saya akhirnya bisa merasakan wisuda bersama. Sabtu 8 maret 2014 adalah hari wisuda. Keluarga saya Bapak, Ibu, kakak, dan Budhe semua menghadiri wisudaku. Mereka datang dari Kebumen ke Solo. Sabtu pagi 8 Maret 2014 jam 7 pagi saya datang kerektorat dengan keluarga saya untuk mengikuti acara seremonial wisuda. Ceria, senang, gembira bercampur haru mewarnai prosesi wisuda. Karen saya berpikir setelah wisuda nanti saya bakalan meninggalkan kota solo untuk mencari kerja. Saya juga harus mebinggalkan teman teman kuliah, teman kost, dan teman di solo. Teman kuliah yang sudah saya anggap seperti keluarga harus berpisah. Rasanya sedih banget. Tapi ini adalah proses kehidupan, mau gak mau harus saya hadapi. Apri ari, Asep, Pipit, dan Samuri adalah teman kuliah yang setiap hari bareng dari pagi sampai dengan malam hari. Kita bercanda bersama di kost sampai larut malam. Tapi sekarang semua itu hanyalah kenangan karena saya tau "Semua yang dipertemukan pasti suatu saat akan dipisahkan".
Setelah acara wisuda selesai saya mulai dihantui rasa pengangguran. Tapi untungnya saya langsung bisa ikut kerja sampingan dengan asep (taman kuliah) dan angga (teman) yaitu sebagai survayer PTC Pertamina di Tulungagung dan Ngajuk (Jatim). Mungkin sampai sini duli cerita saya hari ini. Next time lanjut lagi. Selamat malam.

Senin, 23 Desember 2013


TUGAS
Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Demokrasi dan Pemilu
Dosen Pengampu : Muh Muhtarom, S.Ag. M.Si

Oleh :
Dwi Hari Saputro
K6409024

1.      Sebutkan lima kriteria negara demokratis  secara urut!
Menurut Franz Magnis Suseno, kriteria negara demokratis adalah sebagai berikut :
a)      Negara terikat demokratis hukum
b)      Kontrol efektif terhadap pemerintahan oleh rakyat
c)      Pemilu yang bebas
d)       Prinsip mayoritas
e)      Adanya jaminan terhadap hak-hak demokratis
2.      Jelaskan masing-masing kriteria negara demokratis tersebut!
a)      Negara terkait demokratis hukum
negara hukum yang bersifat demokratis dan yang mengusahakan keadilan social. Maka sudah seyogianya hakikat negara hukum demokratis harus di pahami secara mendalam sehingga keterlibatan seluruh warga negara dalam membangunnya berdasar kokoh. Karena Negara dalam hal ini harus menjamin adanya hukum yang demokratis menyangkut terwujudnya suatu keadilan social bagi rakyat dengan mewujudkan hukum yang adil dan independent.
b)      Kontrol efektif terhadap pemerintahan oleh rakyat
Dalam setiap Peraturan Perundangan yang dikeluarkan oleh pemerintah, aspek peran serta atau keterlibatan masyarakat pastilah ada dan menjadi bagian yang selalu tidak terpisahkan dari seluruh peraturan tersebut. Oleh karena itu rakyat sangat dipentingkan dalam proses bernegara. Control rakyat terhadap pemerintah bisa secara langsung ataupun melalui perwakilan pelembagaan yang ada yaitu DPR. Oleh karena itu, salah satu kunci keberhasilan dari sebuah negara merdeka dalam menata bangsanya adalah adanya relasi yang baik dan produktif antara negara (state) dan masyarakat (society) dalam mewujudkan rakyat yang sejahtera. Hubungan yang baik dan dinamis antara negara dan rakyat ditandai dengan kuatnya check and balances antara keduanya.
c)      Pemilu yang bebas
Pemilu yang bebas ialah pemilu langsung. Pemilu yang dilaksanakan secara langsung oleh masyarakat untuk memilih para pemimpin Negara dan tidak terpengaruh oleh unsur unsur lain. Bebas berarti dari bebas memilih berdasar hati nurani rakyat.
d)     Prinsip mayoritas
Perinsip mayoritas merupakan pengambilan suatu keputusan secara bersama oleh lembaga dewan perwakilan rakyan yang dilakukan secara musyawarah dan mufakat untuk mencapai suatu keputusan. Pemerintah merupakan perwakilan dari kaum mayoritas karena pemerintah dipilih oleh kaum mayoritas. Jika keputusan oleh seluruh rakyat adalah keputusan mayoritas, pasti dalam hal ini untuk mencapainya dibutuhkan kompromi dan konsensus. Karena Demokrasi terkadang diidentikkan sebagai kehendak mayoritas. Karena pada Negara demokrasi berlaku penghormatan hak-hak minoritas dan mayoritas.
e)      Adanya jaminan terhadap hak-hak demokratis
Hak hak demokratis ialah hak hak yang menyangkut HAM. Jaminan hak asasi manusia memastikan bahwa pemerintah tidak dapat menyalahgunakan hukum untuk tindakan yang tidak adil atau tercela maksudnya adalah Salah satu ciri dari negara hukum atau the rule of law adalah adanya jaminan perlindungan HAM oleh negara kepada warga negara. Makna jaminan perlindungan di sini adalah bahwa negara memiliki kewajiban (state obligation) untuk mempromosikan (to promote), melindungi (to protect), menjamin (to guarentee),  memenuhi (to fulfill), memastikan (to ensure) HAM.
3.      Apakah Indonesia sudah masuk dalam kriteria negara demokratis ? Jelaskan dengan menggunakan lima kriteria di atas!
Indonesia sebenarnya sudah masuk dalam kriteria negara demokratis menurut Franz Magnis Suseno jika dilihat dari segi proseduralnya. Karena berdasarkan teori ada Indonesia masuk dalam Negara demokratis seperti adanya pembagian kekuasaan atar legeslatif, eksekutif, dan yudikatif serta adanya system kepartaian dan diaturnya jaminan HAM dalam UUD 1945 dan Indonesia sudah penganut pemilu langsung dan bebas . Namun dalam kenyataannya atau penyelenggarannya Indonesia belum sesempurna prosedur atau teori yang ada. Banyaknya permasalahan didalam negri yang menyangkut pelanggaran pelanggaran demokratis menjadi bukti bahwa dalam penyelenggaraannya belum sepenuhnya berpaku pada kelima criteria yang ada. Indonesia menjadi Negara demokrasi yang keblabasaan atau demokrasi yang mengarah keliberal sehingga banyak sekali hak hak demokratsi yang sudah tidak sesuai dengan aturan aturan yang ada. Demokrasi di Indonesia sudah sangat bebas akibatnya kecarut marutan Negara menjadi problem masalah tersendiri. Jadi memang Indonesia hanya memenuhi aspek substansinya saja dari criteria Negara demokratis.